Pages

Jumat, 15 Januari 2010

UNIVERSITAS TERBUKA, BUKAN UNIVERSITAS ABAL-ABAL: Lusy Hanafiah (Lulusan S1 PGSD IPK 3,89)

Pada saat Wisuda UT Periode IV Tahap I yang terselenggara pada 1 Desember 2009 di Gedung Universitas Terbuka Convention Center (UTCC), dari sekitar tiga ribuan wisudawan ada salah satunya wisudawati yang menghadiri kegiatan tersebut yang telah terpilih sebagai wisudawan lulusan terbaik dengan IPK 3,89. Ia telah dua kali berturut-turut mendapatkan nilai tertinggi yaitu lulusan Terbaik Jenjang Pendidikan S-1 PGSD saat ini dan lulusan Terbaik Jenjang Pendidikan D-II PGSD pada tahun 2007. Tentunya, sebagai mahasiswa mendapat prestasi tersebut ia sangat senang, lebih-lebih di hadapan keluarnganya. Ia merupakan anak ke-3 dari tiga bersaudara.
        Lusy, begitu biasa dipanggil rekan-rekan wisudawan yang lain. Meskipun ia tergolong wisudawan yang memiliki IPK tertinggi, ia sangat bersahaja dan tidak merasa angkuh. Ia menuturkan, perkuliahan di UT apabila mahasiswa tidak benar-benar berdisiplin dalam waktu belajar, maka mahasiswa itu tidak akan mendapatkan hasil yang maksimal.Ia tidak sependapat jika ada sebagian masyarakat menilai bahwa kualitas lulusan UT lebih rendah dibandingkan perguruan tinggi konvensional yang menyelenggarakan perkuliahan tatap muka.
    “Meskipun Lusy harus menempuh waktu dua (2) jam perjalanan untuk mengikuti tutorial di Unit Program Belajar Jarak Jauh (UPBJJ) - UT Malang, namun ia tetap berupaya dengan jerih payahnya untuk berdisiplin dalam mengatur waktu dan membaca modul (mandiri). Hasilnya adalah, ia merasa bangga dapat diwisuda dengan nilai yang memuaskan. Ia berharap, teman-teman yang lain dapat mengikuti jejaknya,” tuturnya dalam kesempatan di sela-sela wisuda beberapa waktu lalu dengan petugas Humas.

Manfaat Studi di UT
    Perempuan cantik yang berprofesi sebagai guru kelas SDN 2 Kediri ini, ketika diminta manfaat apa yang diperoleh setelah berhasil mengikuti studi di UT, ia menyebutkan, ”ia lebih profesional dalam menerapkan pekerjaan menjadi seorang guru. Tentunya sangat mendukung kerjanya dan akhirnya ia lolos juga sebagai calon pegawai negeri pada 2008 lalu”.
    “Kesan-kesan saya dalam menempuh pendidikan di UT, tentunya dapat lebih fleksibel karena tidak mengganggu waktu bekerja dan beraktivitas lainnya. Ia telah mendapatkan informasi bahwa UT telah memperoleh akreditasi internasional dari International Council for Open and Distance Education (ICDE), Standard Agency (ISA) dan UT telah mendapatkan ISO 9001:2000 dari SGS. Ini yang membuktikan bahwa UT bukan universitas abal-abal, buktinya saya bisa diangkat PNS juga,” akunya dengan antusias. * (Donny)

1 komentar:

  1. Mohon posting foto-foto wisuda saat itu terutama saat penyerahan penghargaan.
    Semoga segera ditanggapi. Terimakasih.

    BalasHapus